Pengaruh Macroeconomics Terhadap Pembiayaan Murabahah Pada Bank NTB Syariah
Keywords:
Pembiayaan Murabahah, Tingkat Inflasi, Kurs Mata Uang, BI RateAbstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya klaim yang menyatakan bahwa pembiayaan murabahah pada perbankan syariah sama dengan pembiayaan pada perbankan konvensional yang menyebabkan terjadinya penurunan jumlah pembiayaan murabahah setiap tahunnya pada Bank NTB Syariah. Ada beberapa indikator yang berdampak langsung terhadap pembiayaan murabahah diantaranya Tingkat Inflasi, Kurs Mata Uang dan BI Rate. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui pengaruh ketiga variabel makroekonomi tersebut tehadap pembiayaan murabahah pada Bank NTB Syariah, sehingga dapat dipaparkan bahwa dalam hal ini tingkat inflasi, kurs mata uang dan BI Rate mempunyai pengaruh terhadap pembiayaan murabahah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, populasi yang diambil pada penelitian ini adalah Bank NTB Syariah, dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah data dari tahun 2018-2023. Pada penelitian ini menggunakan data skunder berupa pembiayaan murabahah yang diperoleh dari website resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sedangkan untuk data makroekonomi seperti inflasi, kurs mata uang di peroleh dari website resmi BI dan untuk data BI rate diperoleh dari Badan Statistik (BPS). Metode analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis regresi linier berganda, pengolahan data dilakukan menggunakan bantuan SPSS Versi 27.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat inflasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan murabahah di Bank NTB Syariah tahun 2018-2023. Sedangkan variabel Kurs Mata Uang dan BI rate secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan murabahah di Bank NTB Syariah tahun 2018-2023. Kemudian secara simultan atau secara bersama-sama variabel tingkat inflasi, kurs mata uang dan BI rate berpengaruh secara signifikan terhadap pembiayaan murabahah di bank NTB Syariah tahun 2018-2023.
