Model Pengelolaan Wakaf Tanah dan Wakaf Uang sebagai Sumber Pembiayaan SDGs Nomor 2 di Indonesia

Authors

  • Khoirun Nisak Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Keywords:

Mengakhiri Kelaparan, Wakaf Tanah, Wakaf Uang, Pembiayaan SDGs

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis instrumen keuangan sosial dalam Islam yang dapat digunakan sebagai pembiayaan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor dua yaitu mengakhiri kelaparan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa literatur yang menggabungkan data valid dan kredibel dari jurnal internasional dan laporan berbagai institusi dunia yang dipercaya serta hasil riset dari lembaga yang memiliki wewenang sebagai institusi pengelola wakaf utama di Indonesia yaitu Badan Wakaf Indonesia (BWI). Data yang dikumpulkan kemudian dioleh melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari analisis adalah model yang dapat digunakan sebagai rujukan dalam mengakhiri kelaparan di Indonesia. Instrumen keuangan sosial Islam yang dipilih adalah wakaf tanah dan wakaf uang. Model yang direkomendasikan adalah pemanfaatan tanah wakaf yang semula hanya digunakan untuk tujuan sosial dan pendidikan menjadi lahan pertanian yang berkelanjutan dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan. Selain itu wakaf uang juga diusulkan untuk membangun Food Bank yang dimanfaatkan sebagai lumbung pangan untuk mengakhiri kelaparan dan memperbaiki nutrisi masyarakat. Beberapa rekomendasi diberikan kepada pemerintah dan Nazhir wakaf untuk memetakan tanah wakaf yang digunakan sebagai lahan pertanian, memetakan kantong-kantong kelaparan, dan berkomitmen terhadap kelangsungan Food Bank.

Downloads

Published

2023-07-15

How to Cite

Nisak, K. (2023). Model Pengelolaan Wakaf Tanah dan Wakaf Uang sebagai Sumber Pembiayaan SDGs Nomor 2 di Indonesia. Al-Azhar Journal of Islamic Economics, 5(2), 80–94. Retrieved from https://ejournal.staialazhargowa.ac.id/index.php/ajie/article/view/183

Issue

Section

Articles